Home » Blog » Cara Cepat Disavow Link di Google Search Console, Nomor 2 Wajib Dicoba!
disavow link di google search console

Cara Cepat Disavow Link di Google Search Console, Nomor 2 Wajib Dicoba!

Digital Marketing

Di tengah persaingan SEO yang semakin ketat, istilah disavow link di google search console semakin sering muncul di kalangan pengelola website. Bukan sekadar istilah teknis, fitur ini bisa menjadi garis pertahanan terakhir ketika profil backlink sebuah situs sudah terlanjur “kotor” oleh tautan spam, otomatis, atau hasil serangan negatif dari kompetitor. Banyak pemilik website yang terlambat menyadari bahwa kualitas link jauh lebih penting daripada kuantitas, sampai akhirnya posisi mereka di hasil pencarian anjlok tanpa alasan yang tampak jelas di permukaan.

“Backlink itu seperti rekomendasi. Jika yang merekomendasikan tidak kredibel, reputasi Anda ikut dipertanyakan.”

Sebelum melangkah ke tahap teknis, penting memahami dulu apa sebenarnya fungsi disavow link di google search console. Fitur ini disediakan Google untuk memberi sinyal bahwa ada sejumlah tautan yang mengarah ke website Anda dan Anda ingin Google mengabaikannya dalam proses penilaian peringkat. Artinya, Anda tidak menghapus link tersebut dari internet, tetapi meminta Google untuk tidak menjadikannya faktor penentu dalam algoritma.

Secara prinsip, Google cukup pintar dalam mengabaikan link berkualitas rendah secara otomatis. Namun pada kasus tertentu, terutama ketika profil backlink sudah sangat terkontaminasi, disavow menjadi opsi yang masuk akal. Misalnya ketika website mendapat serangan negative SEO berupa ribuan link dari domain spam, PBN murahan, atau situs yang jelas tidak relevan dan terlihat manipulatif.

Di sisi lain, fitur ini bukan mainan. Google sendiri menyarankan hanya digunakan oleh pengguna berpengalaman atau yang benar benar yakin bahwa link tertentu merugikan. Kesalahan menghapus atau mengabaikan tautan berkualitas justru bisa membuat peringkat turun karena Anda seperti memotong “rekomendasi” yang sebenarnya sah dan bermanfaat.

Redirect Chain di SEO Bahaya Tersembunyi & Cara Ampuh Mengatasinya

Banyak pemilik website yang panik begitu melihat ada backlink aneh lalu buru buru menggunakan disavow link di google search console. Padahal, tidak semua link buruk perlu didisavow, karena sebagian besar sudah diabaikan otomatis oleh sistem Google. Kuncinya adalah mengenali tanda bahwa sebuah website benar benar terkena pengaruh negatif dari backlink.

Pertama, perhatikan apakah ada penurunan trafik organik yang signifikan dan tidak bisa dijelaskan oleh faktor lain seperti update algoritma, perubahan struktur website, atau kualitas konten. Jika penurunan terjadi berbarengan dengan lonjakan jumlah backlink dari domain mencurigakan, ini bisa menjadi sinyal awal.

Kedua, cek apakah Anda menerima manual action atau tindakan manual di Google Search Console. Jika ada notifikasi terkait “Unnatural links to your site” atau sejenisnya, itu artinya Google menemukan pola link yang dianggap manipulatif. Pada kondisi ini, kombinasi penghapusan link secara manual dan penggunaan disavow menjadi langkah yang lebih terukur untuk memulihkan reputasi situs.

Ketiga, perhatikan profil backlink dari waktu ke waktu. Situs yang tiba tiba mendapat ribuan link dari domain berbahasa asing yang tidak relevan, situs dewasa, judi, atau blog otomatis dengan konten acak, berpotensi menjadi korban spam atau negative SEO. Di titik ini, disavow bisa menjadi bagian dari strategi pembersihan yang lebih luas.

Sebelum menyentuh fitur disavow link di google search console, langkah pertama yang bijak adalah melakukan audit backlink secara menyeluruh. Tanpa audit, Anda seperti menembak dalam gelap dan berisiko mengabaikan link yang sebenarnya membantu.

Studi Ungkap Brand Mention AI Website Lain Dongkrak Eksposur

Mulailah dengan mengekspor data link dari Search Console melalui menu Link. Di sana, Anda bisa melihat daftar domain yang paling banyak memberikan tautan, serta halaman mana yang paling sering ditaut. Data ini kemudian bisa dikombinasikan dengan tools pihak ketiga seperti Ahrefs, Semrush, atau Majestic untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.

Dalam proses audit, beberapa indikator yang perlu diperhatikan antara lain relevansi topik antara domain pemberi link dan website Anda, bahasa yang digunakan, anchor text yang dipakai, serta otoritas domain. Link yang datang dari situs berisi spam, konten duplikat, atau domain yang terlihat otomatis dengan struktur aneh patut dicurigai. Begitu juga jika banyak anchor text berisi kata kunci komersial yang terlalu agresif, ini bisa terbaca sebagai pola manipulasi.

“Disavow yang efektif selalu berawal dari audit yang jujur, bukan dari kepanikan.”

Banyak yang mengira fitur disavow link di google search console berada langsung di menu utama, padahal Google menyimpannya di halaman terpisah yang tampak “tersembunyi”. Ini bukan tanpa alasan, karena Google ingin memastikan hanya pengguna yang benar benar paham yang menggunakannya.

Untuk mengaksesnya, pastikan Anda sudah login ke akun Google yang terhubung dengan properti Search Console situs Anda. Kemudian, buka halaman khusus Disavow Links Tool melalui alamat resmi yang disediakan Google. Di halaman tersebut, Anda akan diminta memilih properti website yang ingin dikelola. Pastikan memilih domain yang benar, terutama jika Anda memiliki beberapa versi, seperti dengan dan tanpa www, atau dengan subdomain.

Konten Panjang atau Pendek Mana Lebih Disukai AI Overview?

Setelah memilih properti, Google akan menampilkan peringatan keras bahwa fitur ini hanya untuk webmaster berpengalaman. Jika Anda tetap melanjutkan, barulah akan muncul opsi untuk mengunggah atau memperbarui file disavow. Di sinilah proses teknis dimulai, dan setiap baris yang Anda masukkan akan menjadi instruksi bagi Google untuk mengabaikan link tertentu.

Tahap krusial dalam menggunakan disavow link di google search console adalah menyusun file yang akan diunggah. File ini harus berupa teks biasa dengan ekstensi .txt dan mengikuti format yang sudah ditentukan Google. Kesalahan format bisa membuat file tidak terbaca atau bahkan diabaikan.

Secara umum, Anda bisa menambahkan dua jenis instruksi. Pertama, menolak link dari URL tertentu. Kedua, menolak link dari seluruh domain. Formatnya sederhana, misalnya:

domain:contohspam.com
domain:subdomain.contohspam.net
https://contohspam.com/halaman-spam.html

Komentar bisa ditambahkan dengan awalan tanda pagar, misalnya

Penggunaan level domain sering kali lebih efisien jika sebagian besar link buruk datang dari satu sumber yang sama. Namun jika hanya ada beberapa URL spesifik yang bermasalah dari sebuah domain yang sebenarnya cukup kredibel, Anda bisa menargetkan URL saja untuk mengurangi risiko kehilangan potensi link yang masih berguna.

Penting untuk tidak memasukkan domain sembarangan. Jika ragu terhadap kualitas sebuah situs, lebih baik melakukan penilaian ulang daripada langsung memasukkannya ke file disavow. Ingat, Anda sedang memberi sinyal kepada Google untuk mengabaikan rekomendasi, dan setiap rekomendasi yang diabaikan berpotensi mengurangi kekuatan SEO jika ternyata link tersebut sebenarnya positif.

Setelah memahami teknis dasar, langkah berikutnya adalah menentukan strategi prioritas dalam menggunakan disavow link di google search console. Tidak semua link buruk memiliki tingkat ancaman yang sama, dan tidak semua perlu ditangani pada waktu yang bersamaan.

Prioritaskan terlebih dahulu domain yang jelas jelas spam, seperti situs dewasa, judi, farmasi ilegal, atau jaringan blog otomatis dengan konten acak yang tidak relevan. Link dari situs seperti ini hampir tidak mungkin memberi manfaat jangka panjang dan lebih baik segera diabaikan. Selanjutnya, perhatikan domain yang tampak dibuat khusus untuk menjual link, katalog otomatis, atau direktori yang tidak jelas kurasinya.

Untuk link yang berada di area abu abu, seperti blog kecil yang kurang rapi tetapi masih relevan secara topik, Anda bisa menundanya dan memantau perkembangan terlebih dahulu. Dalam banyak kasus, Google sudah cukup pintar untuk menilai bobot link tersebut dengan sangat kecil, sehingga tidak selalu perlu disavow.

Pendekatan bertahap ini juga membantu Anda menghindari perubahan drastis pada profil backlink. Menghapus terlalu banyak sinyal sekaligus bisa membuat algoritma menilai ulang posisi situs Anda secara ekstrem, yang kadang berujung pada fluktuasi peringkat yang tidak nyaman.

Setelah file disavow link di google search console diunggah, proses tidak berhenti begitu saja. Google membutuhkan waktu untuk memproses instruksi tersebut, biasanya seiring dengan proses crawling dan reindexing ulang halaman yang terlibat. Artinya, efeknya tidak akan terlihat dalam hitungan hari, tetapi bisa memakan waktu beberapa minggu hingga bulan.

Pantau laporan performa di Search Console, terutama tren klik, tayangan, dan posisi rata rata. Jika sebelumnya Anda terkena manual action, cek juga apakah ada pembaruan status setelah beberapa waktu. Untuk kasus yang parah, sering kali disavow perlu dikombinasikan dengan permohonan peninjauan ulang setelah Anda benar benar yakin telah membersihkan sebanyak mungkin link bermasalah.

Selain itu, jangan lupa untuk terus memantau profil backlink. Disavow bukan solusi sekali pakai. Serangan spam bisa terjadi berulang, dan pola link baru yang mencurigakan bisa muncul kapan saja. Audit berkala, misalnya sebulan atau tiga bulan sekali, membantu Anda tetap waspada dan mencegah masalah menumpuk hingga sulit dikendalikan.

Menggunakan disavow link di google search console secara aman berarti menggabungkan kehati hatian dengan pemahaman teknis yang memadai. Beberapa praktik yang patut dipertimbangkan antara lain menyimpan salinan file disavow setiap kali Anda melakukan pembaruan. Dengan begitu, jika terjadi kesalahan, Anda bisa menelusuri kembali perubahan yang dibuat dan mengoreksinya.

Sebelum mengunggah versi baru, tinjau kembali daftar domain dan URL yang sudah ada. Pastikan Anda tidak secara tidak sengaja memasukkan situs yang sebenarnya relevan dan berkualitas. Jika merasa ada domain yang dulu Anda curigai tetapi sekarang terbukti tidak bermasalah, Anda dapat menghapusnya dari file dan mengunggah versi terbaru. Google akan menyesuaikan instruksi berdasarkan file terbaru yang aktif.

Terakhir, jadikan disavow sebagai langkah terakhir, bukan strategi utama. Fokus jangka panjang tetap pada membangun konten yang kuat, mendapatkan backlink alami dari situs yang relevan, serta menjaga kualitas teknis dan pengalaman pengguna di website. Disavow hanyalah alat bantu korektif ketika ada hal yang di luar kendali, bukan jalan pintas untuk memperbaiki SEO yang lemah.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *